Pengacara Novi Minta Polisi Libatkan Psikiater
Untuk Periksa Model yang Menabrak Tujuh Orang
Minggu, 14 Oktober 2012 – 06:30 WIB
Novie menabrak tujuh orang, dua di antaranya anggota polisi yang sedang bertugas di perempatan Jl Ketapang, Taman Sari, Jakarta Barat, pada Kamis pukul 17.00 WIB. Dia juga menabrak penjual siomay dan penjual kopi yang sedang menyeberang jalan serta 3 pengguna jalan lain.
Baca Juga:
Kejadian itu tak sampai merenggut nyawa. Namun, Novi terancam pasal berlapis dari Undang-Undang Narkotika dan Undang-Undang Lalu Lintas yang bisa membuatnya dipenjara sampai sekitar enam belas tahun penjara.
Kepada polisi, Novi Amalia mengaku mengalami halusinasi setelah menenggak miras jenis Chivas dan pil ekstasi. Namun, sang pengacara meminta agar polisi menyediakan psikiater dalam pemeriksaan.
Tujuannya, untuk memeriksa kejiwaan Novie secara menyeluruh. Sebab sikap kliennya yang menyetir dalam keadaan setengah telanjang sangat tak masuk akal. Supaya jelas apa yang dirasakan Novie tentang suara-suara itu benar atau tidak.
Polisi sendiri memilih untuk melakukan penggeledahan terlebih dahulu di kamar perempuan 25 tahun tersebut.
JAKARTA - Chris Sam Siwu, kuasa hukum Novie Amelia, pengendara Honda Jazz yang menabrak tujuh orang di Jakarta, menduga kliennya mengalami gangguan
BERITA TERKAIT
- Gerakan Guna Ulang Jakarta, Edukasi Mengurangi Pemakaian Plastik Sekali Pakai
- Fasilitas Makin Lengkap, Triboon Hub Tambah 2 Resto Baru di Jakarta
- Durasi Pemadaman Lampu Program Earth Hour Terlalu Singkat
- Di Tengah Sosialisasi Tupoksi kepada Warga, MKD DPR RI Singgung Pelat Nomor Khusus
- Tjahjo Kumolo Meninggal Dunia, Warga Bekasi Diminta Kibarkan Bendera Setengah Tiang
- Anies Bangun Kampung Gembira Gembrong dengan Dana Rp 7,8 Miliar dari Infak Salat Id di JIS