Pengacara Sebut Ada Kejanggalan dalam Kasus Ibu HS yang Dibunuh Temannya Seusai Begituan

"Peristiwa terjadinya pembunuhan ini (korban) digorok katanya di lantai tiga ya, sementara korban itu terkapar di lantai satu di samping mobil. Bagaimana setelah digorok ini putus kerongkongan ini dari lantai tiga bisa dibawa," ujar Surya.
"Biar kita lihat peristiwa ini secara utuh dan kita mengungkap sebenar-benarnya faktanya. Tidak ada tendensius apa-apa, tetapi bagaimana mengungkap perkara ini terang benderang," sambung Surya.
Diketahui, peristiwa pembunuhan itu terjadi pada Selasa (11/1) malam.
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Hengki mengatakan pelaku merupakan seorang wanita berinisial RG (53).
Pembunuhan itu terjadi saat pelaku tengah mengerok tubuh korban. Saat sedang mengerok tubuh korban, pelaku mendengar bisikan gaib yang memerintahnya untuk membunuh HS.
"(Ada) bisikan (gaib kepada pelaku) yang akhirnya terjadilah aksi tersebut dengan menggunakan senjata berupa pisau dapur. Lokasinya (pembunuhan) tak jauh dari dapur," kata Hengki di Mapolres Metro Bekasi Kota, Kamis (13/1).
Pelaku membunuh korban dengan menyayat leher HS menggunakan pisau dapur.
Dalam kondisi bersimbah darah, HS berlari menuju garasi rumah tersebut dengan maksud meminta pertolongan.
Polisi melaksanakan rekonstruksi kasus ibu HS yang dibunuh di sebuah rumah, perumahan Jatibening Estate, Pondok Gede, Bekasi.
- Mayat Wisatawan Bekasi yang Tenggelam di Pantai Ujung Genteng Ditemukan
- Info Terbaru soal Oknum TNI AL Diduga Membunuh Juwita Jurnalis di Banjarbaru
- Juwita, Wartawati yang Dibunuh Oknum TNI AL Dikenal Sosok yang Ceria
- Pengacara Ungkap Tiga Kelemahan Jaksa Jawab Eksepsi Hasto, Silakan Disimak
- 9.051 PPPK 2024 Daerah Ini Resmi Dilantik, Kepala BKN Beri Pesan Penting
- Ternyata Brigadir Ade Kurniawan Sudah Lama Rencanakan Pembunuhan Terhadap Bayi 2 Bulan