Pengakuan Pelaku Pemukulan Vokalis Band di Kelab Malam Bekasi, Oh Ternyata

Kepada wartawan, salah seorang pelaku pemukulan mengaku bahwa korban yang pertama memicu keributan.
"Pas sudah selesai di pintu (kelab malam) kami tegur (korban) baik-baik, lalu dia bilang kalau masalah rusak dia tanggung jawab. Kami sudah kesal kan," kata salah seorang pelaku di Mapolsek Pondok Gede, Kamis (17/12).
Usai menegur, kata salah seorang pelaku, korban yang tidak terima mendorong salah seorang sekuriti hingga terjatuh.
"Dia (korban) dorong duluan, sekuriti jatuh. Kami langsung bangunkan. Dia (personel band) orangnya empat badan besar-besar. Nah di situlah kami ribut," jelasnya.
Namun demikian para pelaku berharap korban bisa mencabut laporannya di kepolisian dan berdamai.
"Kami sih menyesal banget. Kalau bisa ketemu kami minta maaf kami (mau) berdamai. Harap kami ingin ketemu, karena kami punya keluarga," ujar salah seorang pelaku.
Saat ini kelima sekuriti tersebut mendekam di penjara Mapolsek Pondok Gede.(mcr1/jpnn)
Para pelaku pemukulan vokalis band di sebuah kelab malam, Jatisampurna, Kota Bekasi punya permintaan untuk korban.
Redaktur & Reporter : Dean Pahrevi
- Begini Kronologi dan Motif Sekuriti Tikam Polisi hingga 2 Orang Tewas di Rohil
- Banjir Bekasi Maret 2025, Kita Bukan Bangsa Pengendali Air?
- Petaka Banjir Bekasi Maret 2025, CCTV Lenyap dan Bendungan Peninggalan Belanda
- Baku Hantam dengan Bule, 12 Sekuriti Kelab Malam di Bali Jadi Tersangka
- Berkelahi Lawan Bule di Kelab Malam Bali, 4 Sekuriti Terkapar
- Gus Miftah Kembali Berdakwah di Kelab Malam dan Lokalisasi