Pengakuan si Bocah Penjambret, Terbayang saat Dikepung Massa
Senin, 13 November 2017 – 06:00 WIB

Rud (kanan) hanya bisa menunduk. Kini dia dititipkan di PSMP Paramita selama proses hukumnya berjalan. Foto: DIDIT/LOMBOK POST/JPNN.com
Akibat tidak ada intervensi terhadap orang tua dan lingkungan, anak yang kembali dari proses hukuman, bisa kembali mengulangi perbuatannya.
”Harus ada keterlibatan instansi pemerintah. Karena orang tua dan lingkungan sangat mempengaruhi anak setelah menjalani hukuman,” tandas Joko.(wahidi akbar sirinawa/r2)
Menurut Rud, si bocah penjabret, dia masih terbayang-bayang ketika ia dikepung massa saat aksi terakhirnya. Nyawanya bisa saja hilang saat itu.
Redaktur & Reporter : Soetomo