Pengakuan Tukang Pijat Khusus Gay, Sering Diminta Pijat Plus-Plus di Rutan

jpnn.com, BALIKPAPAN - Admin grup Gay Pijat Kota Balikpapan Aripin Kusnawan mengaku kapok menjadi tukang pijat khusus pria dengan orientasi seksual menyimpang.
Aripin sendiri saat ini terus menjalani proses hukum. Dia dijerat Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) serta Undang-Undang Pornografi.
Dia mengaku badannya menjadi lebih kurus sejak dirinya meringkuk di balik jeruji besi.
“Karena pikiran badan jadi kurus, Pak. Sebagai orang tua tulang punggung keluarga, saya sedih,” kata Aripin, Kamis (24/1).
Aripin juga mengaku sering diminta oleh tahanan lain untuk memijat selama di hotel prodeo.
Bahkan, ada tahanan yang meminta dipijat. Bukan hanya pijat biasa, melainkan plus-plus.
“Saya benci banget karena itu tidak bagus,” ujar Aripin.
Aripin pun mengaku telah memiliki rencana jika sudah menghirup udara bebas.
Admin grup Gay Pijat Kota Balikpapan Aripin Kusnawan mengaku kapok menjadi tukang pijat khusus pria dengan orientasi seksual menyimpang.
- Berbagi Kebaikan Ramadan, Bank Mandiri Group Beri Santunan ke 1.750 Penerima di Balikpapan
- Bea Cukai Dorong Peningkatan Ekspor dari 2 Daerah Ini Lewat Sinergi Berbagai Instansi
- Brigjen Mukti Sebut Direktur Persiba Catur Adi Bandar Narkoba Kaltim
- Bandara SAMS Balikpapan Lakukan Pencegahan HMPV
- Kota Penyangga IKN, Balikpapan Nikmati Pertumbuhan Ekonomi
- Bus Bukan