Pengakuan Ustaz NK soal Pencabulan 2 Santriwati, Hmmm

jpnn.com, TULUNGAGUNG - Penyidik Polres Tulungagung, Jawa Timur masih mendalami dugaan pencabulan dua santriwati oleh oknum Ustaz NK saat belajar mengaji dan latihan salat.
Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto menyatakan penyelidikan kasus dugaan pencabulan 2 santriwati itu tetap berlanjut.
"Proses hukum lanjut," kata Handono di Tulungagung, Jumat (29/10).
Menurut Handono, setelah orang tua korban melaporkan kasus itu ke polisi, jajarannya telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi korban.
Kepolisian juga terus mengembangkan penyelidikan kasus itu karena ada dugaan jumlah korban lebih dari dua orang.
Sebab, ada sejumlah santri lain yang mengalami perlakuan tidak senonoh dari Ustaz NK dengan modus yang sama.
Handono mengatakan saksi korban juga sempat menyebut nama korban lain, tetapi mereka tidak berani melapor.
"Tentu, nanti dari hasil pemeriksaan, siapa saja yang tahu terkait kejadian itu akan kami periksa," tandasnya.
Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto jelaskan perkembangan kasus pencabulan 2 santriwati. Ada juga pengakuan ustaz NK.
- Pesan Khofifah ke Alim Markus: Sebisa Mungkin Tidak Ada PHK
- Sebagian Warga Jatim Merayakan Lebaran 2025 Hari Ini
- 16 Anak di Pinrang Korban Pencabulan, Pelakunya Tak Disangka
- Pantau Situasi di Jatim, Kemenko Polkam Ingin Pastikan Kelancaran Idulfitri 1446 Hijriah
- JICT Berangkatkan 600 Pemudik dari Jakarta Utara ke Jatim
- Kasus AKBP Fajar Cabuli Bocah, Mahasiswi Bernama Stefani Jadi Tersangka