Pengalaman Warga RI Belasan Tahun Hidup di Korea Utara

Andry mengatakan, meski bebas naik kendaraan umum seperti taksi dan bus umum, namun kehidupan sehari-hari warga setempat dan orang asing memang terpisah.
"Kami tinggal di apartemen dengan kondisi terjamin," katanya.
Tempat tinggal Andry terletak di lingkungan kompleks yang dikhususkan bagi kalangan asing seperti para diplomat.
"Tidak semua orang Korut yang bisa melintas," katanya.
"Orang yang bekerja di setiap kedutaan asing dan organisasi internasional di sini pun tidak bebas masuk. Harus izin sebelumnya," ujar Andry.
Letak kompleks tempat tinggalnya berada di tengah Kota Pyongyang, di apartemen yang sewanya dibayar tiap bulan dengan mata uang Euro.
Mata uang setempat, kata Andry, hanya berlaku di pasar rakyat. "Kami orang asing selalu belanja sayuran dan segalanya di sana," katanya.

- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana