Pengamat: Batas Usia tak Jadi Ukuran saat Pilih Pemimpin
Minggu, 25 Juni 2017 – 03:50 WIB

Pilkada. Ilustrasi: dokumen JPNN
Selain itu juga soal keterwakilan jenis kelamin dalam paslon yang diusung, Lamhir menilai bukan suatu keharusan. Walaupun ia menilai akan lebih baik jika paslon yang diusung ada laki-laki dan perempuannya seperti pengalaman Pilwakot sebelumnya.
“Baik laki-laki dan perempuan sama-sama memiliki peluang. Ya pada intinya, pilihlah calon pemimpin yang benar-benar mampu memimpin dan bisa membawa perubahan positif bagi daerah yang dipimpinnya,” ungkap Lamhir.(new)
Sejumlah bakal calon (Balon) terus bermunculan di tengah masyarakat jelang pelaksanaan Pemilihan Walikota (Pilwakot) Bengkulu 2018.
Redaktur & Reporter : Budi
BERITA TERKAIT
- Achrawi Pastikan SK CPNS & PPPK Diterbitkan Seusai Idulfitri
- Demi Pemerataan Tenaga Pengajar, Pemprov Bengkulu Menyiapkan Skema Relokasi Guru PPPK
- Sesuai Jadwal, 1.116 Pelamar PPPK Tahap 2 Ikuti Tes CAT April 2025
- Usut Kasus Korupsi, KPK Periksa Pejabat Pemprov Bengkulu
- Guru Honorer di Bengkulu Jadi Tersangka Penganiayaan Murid SD
- Pascapenangkapan Bandar Narkoba, Polda Bengkulu Siagakan Personel