Pengamat: Bukan Zamannya Lagi Kendaraan Pakai BBM Busuk

Founder and Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) menambahkan bila kendaraan beralih ke BBM jenis oktan tinggi ini, maka komponen kendaraan akan berumur panjang. Dari sisi tenaga atau power kendaraan juga lebih maksimal.
"Jarak tempuh juga relatif lebih jauh karena pembakaran mesin lebih sempurna," tuturnya.
Masalahnya hanya satu, yakni edukasi. Pemerintah harus melakukan edukasi dengan baik agar dipahami masyarakat.
Begitu pula untuk kendaraan angkutan, pemerintah sebaiknya menempuh kebijakan yang tepat.
Juga kalau perlu agar pemerintah juga tak ragu, untuk mulai sepenuhnya memprioritaskan BBM Ron tinggi.
"Sebaiknya sekalian disetop penggunaan BBM dengan oktan rendah. Jadi hanya ada BBM berkualitas baik,"ujarnya.
Syaratnya tentu dengan memberikan pemahaman yang baik kepada publik. Melalui sosialisasi kepada masyarakat, Jusri yakin kebijakan memindahkan konsumsi BBM Ron tinggi bisa dimengerti oleh masyarakat.
"Pemerintah sebaiknya bahu membahu mengajak semua elemen terlibat mengajak masyarakat beralih ke bahan bakar yang lebih ramah lingkungan dan membuat usia kendaraan lebih panjang. Simpel sebenarnya kalau semuanya dilibatkan," tuturnya.
BBM beroktan rendah atau BBM busuk juga merusak mesin dan membuat umur kendaraan jadi lebih singkat.
- Kejagung Dinilai Perlu Telisik Pengadaan Minyak Mentah di Indonesia
- Kado Lebaran dari Pertamina: Harga BBM Non-Subsidi Turun Mulai Hari Ini 29 Maret 2025
- Kado Idulfitri Pertamina Turunkan Harga BBM Jenis Ini
- Waka MPR Eddy Soeparno Tekankan Transisi Harus Menguatkan Ketahanan Energi Nasional
- Mudik Nyaman Bersama Pertamina: Layanan 24 Jam, Motoris dan Fasilitas Lengkap
- Polresta Bandung Sidak SPBU Nagreg, Pastikan Takaran BBM Akurat saat Arus Mudik