Pengamat: Buruh Sekarang Lebih Makmur Daripada Era 98

jpnn.com - JAKARTA - Wakil Seketaris Jenderal Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia (Jari 98) Monalisa Misjan menilai, buruh seharusnya bersyukur dengan kehidupan saat ini. Pasalnya, para buruh mendapatkan upah yang lebih layak dibandingkan era orde baru.
"Mereka miliki gadget dan kendaraan yang jauh dibanding 98," ujar Monalisa, Selasa, (1/12).
Namun, Mona sadar bahwa buruh sebenarnya hanya ditunggangi para bos sebagai kendaraan politik. Menurut Mona, para bos buruh seharusnya membekali anggotanya dengan pengetahuan ketimbang unjuk rasa.
"Harusnya dengan situasi saat ini buruh semakin cerdas. Karena ancaman bisa mendekat ke buruh itu sendiri mulai dari sanksi sampai pemecatan. Jika itu terjadi apakah serikat buruh bertanggung jawab dan memberi jaminan penuh," terang Mona.
Namun, Mona enggan membeberkan modus pimpinan mencari keuntungan dari tuntutan buruh. "Kami juga tidak ingin menelanjangi borok-borok presiden-presiden buruh itu," tutur Mona. (mg4/jpnn)
JAKARTA - Wakil Seketaris Jenderal Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia (Jari 98) Monalisa Misjan menilai, buruh seharusnya bersyukur dengan kehidupan
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Gegara Panggilan Sidang Tak Sampai Alamat, Tergugat Datangi Kantor Pos di Jambi
- Menyambut Thudong 2025 di PIK Bukan Ritual Semata, Melainkan Pengalaman Jiwa
- Yohanes Bayu Tri Susanto Jadi Pengusaha Sukses Yang Rendah Hati
- Revisi UU ASN Mengubah Tenggat Penyelesaian Honorer?
- Perpres Kantor Komunikasi Kepresidenan Digugat ke MA, Ini 4 Pasal yang Dipersoalkan
- Menjelang Mukernas dan Pelantikan, PP ISNU Gelar Fun Walk Serta Go Green di CFD Thamrin