Pengamat: Butuh Aturan Agar Subsidi BBM Tepat Sasaran

jpnn.com, SEMARANG - Pengamat ekonomi dari Universitas Diponegoro, FX Sugiyanto menyarankan pemerintah harus membuat aturan dan ketegasan agar distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tepat sasaran.
Dia mengatakan hal tersebut menanggapi anggaran subsidi energi pemerintah yang mencapai Rp 502 triliun dan sebagian untuk subsidi hingga kompensasi BBM.
"Itu (subsidi tepat) akan efektif, kalau aturannya ditegakkan, diterapkan," ungkap FX Sugiyanto dalam siaran persnya, Jumat (3/3).
Dia menjelaskan dari data pemerintah ada kelompok mampu membeli dengan harga non-subsidi.
Namun, ketika ada subsidi, masyarakat mampu membeli BBM tersebut.
"Kelompok itu seharusnya dilarang, bukan sekadar imbauan, saya bicara tegas," tuturnya.
Selain menyoroti soal aturan subsidi tepat sasaran, FX Sugiyanto juga menyayangkan subsidi yang salah sasaran itu mestinya bisa direalokasi untuk anggaran yang lebih bermanfaat seperti pembangunan infrastruktur.
"Membangun jembatan Selat Sunda itu sekarang sudah Rp 200 triliun sekian, anda bisa lihat artinya untuk subsidi BBM saja itu 1 tahun sudah bisa membangun satu seperempat jembatan Selat Sunda,” ujarnya.
Pengamat ekonomi dari Universitas Diponegoro, FX Sugiyanto menyarankan pemerintah harus membuat aturan agar distribusi BBM bersubsidi tepat sasaran.
- Mudik Nyaman Bersama Pertamina: Layanan 24 Jam, Motoris dan Fasilitas Lengkap
- Polresta Bandung Sidak SPBU Nagreg, Pastikan Takaran BBM Akurat saat Arus Mudik
- Wamen ESDM dan Pertamina Patra Niaga Pastikan Distribusi Energi Aman di Sumbar
- Terima Kunjungan 2 Pimpinan Perusahaan Migas Kelas Dunia, Eddy Soeparno Bilang Begini
- Menteri ESDM Apresiasi Kesiapan Satgas Ramadan Idulfitri Pertamina 2025
- Kurangi Kepadatan di SPBU Rest Area Saat Arus Mudik, Pertamina Sebar 57 Modular