Pengamat Sebut Djoko Bakal Terus Diberi 'Panggung'
Senin, 28 November 2011 – 05:05 WIB

Pengamat Sebut Djoko Bakal Terus Diberi 'Panggung'
JAKARTA - Karisma dan wibawa Menko Polhukam Djoko Suyanto memancar kuat ketika memberikan sambutan dalam akad nikah Edhie Baskoro Yudhoyono dengan Siti Ruby Aliya Rajasa di Istana Kepresidenan Cipanas, Jawa Barat, Kamis lalu (24/11). Djoko dipercaya untuk mewakili keluarga Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Hatta Rajasa yang baru saja resmi berbesan.
Tampilnya Djoko yang tidak memiliki hubungan kekeluargaan apa pun dengan SBY dan Hatta tentu cukup menarik perhatian. Spekulasi politik pun berkembang. Penunjukan itu setidaknya membuktikan besarnya "kepercayaan" SBY kepada sosok Djoko Suyanto, sahabatnya sesama alumnus Akabri angkatan 1973 itu. SBY menjalani karir militernya di Angkatan Darat, sedangkan Djoko di Angkatan Udara.
Baca Juga:
"Dipercayanya Djoko untuk menyampaikan kata sambutan mewakili pihak keluarga saat akad nikah Ibas-Aliya semakin menegaskan kedekatan Djoko dengan SBY. Ada kesan Djoko akan terus diberi panggung selama tiga tahun ke depan. Kalau memungkinkan, bisa saja disatukan dengan paket Hatta," kata pengamat politik Burhanuddin Muhtadi di Jakarta, Minggu (27/11).
Namun, Burhan -begitu dia biasa disapa- mengingatkan skenario paket Djoko-Hatta harus dibuktikan melalui popularitas keduanya. Kalau berbagai hasil survei menunjukkan adanya tren elektabilitas yang meningkat, skenario ke arah sana akan semakin kuat.
JAKARTA - Karisma dan wibawa Menko Polhukam Djoko Suyanto memancar kuat ketika memberikan sambutan dalam akad nikah Edhie Baskoro Yudhoyono dengan
BERITA TERKAIT
- Pemenuhan Hak Pekerja Sritex Berproses, DPR Belum Perlu Bentuk Pansus
- RUU PSK, Muslim Ayub Nilai LPSK Harus Hadir di Daerah Rawan Seperti Aceh dan Papua
- Rapat di DPR, Imparsial Kecam Pengangkatan Mayor Teddy Jadi Seskab
- Gubernur Sulteng Anwar Hafid Minta OPD Gerak Cepat
- Melchias Mekeng DPR: Pupuk Bersubsidi Harus Dijual Langsung di Desa
- Berkaca dari Kasus PT Sritex, Pemerintah Diminta Perhatikan Industri Padat Karya