Pengaruh Asing Harus Direm, Ini Caranya

jpnn.com - JAKARTA – Masuknya nilai-nilai asing melalui berbagai media tidak dapat dibiarkan begitu saja. Harus ada upaya pengereman sekaligus menandingi nilai-nilai dari luar itu.
Kalau tidak, niscaya dalam tempo yang tidak lama lagi, ideologi dan jati diri bangsa Indonesia akan hilang, dan tergantikan oleh nilai-nilai asing yang masuk ke Indonesia.
Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengerem laju nilai-nilai asing adalah dengan melakukan sosialisasi empat Pilar MPR RI. Hanya saja penyampaiannya tidak boleh dipaksakan seperti yang terjadi di masa lalu melainkan dengan cara-cara ramah dan lebih gampang diterima oleh masyarakat.
Pernyataan itu disampaikan Anggota MPR dari Kelompok DPD RI Abraham Liyanto, pekan lalu saat pelaksanaan Sosisalisasi Empat Pilar dengan metode Bela negara dikalangan Resimen Mahasiswa Provinsi DKI Jakarta.
Salah satu bentuk sosialisasi itu adalah melalu metode Bela Negara. Metode bela negara ini terasa mengasikkan karena tidak hanya penyampaian materi, namun juga ada unsur out bond-nya.
“MPR akan terus berinovasi dan berimprofisasi untuk memperbaiki dan meningkatkan motode-metode sosialisasi yang lain,” kata Abraham menambahkan.
Abraham yang juga anggota Komite III DPD RI itu menyatakan, pihaknya juga terus melakukan evaluasi metode yang diterapkan, dengan meminta tanggapan dari mahasiswa, guru, maupun tokoh agama, dalam memperbaiki pola sosialisasi.(Adv)
JAKARTA – Masuknya nilai-nilai asing melalui berbagai media tidak dapat dibiarkan begitu saja. Harus ada upaya pengereman sekaligus menandingi
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Dukung Larangan SOTR di Jakarta Utara, Sahroni: 90 Persen Berakhir Tawuran
- ASN PPPK Silakan Cek Leger Gaji, Alhamdulillah Gratis
- Kades Kohod Disebut Bersedia Bayar Denda Pagar Laut Rp 48 Miliar
- Hengky Pribadi Mangkir di Sidang Korupsi Retrofit PLTU Bukit Asam
- Marak Penggunaan Teknologi AI, PKB Ikut Arus untuk Hal Positif
- Tidak Semua Driver Ojol Ikut Ajakan Demo soal THR, Alasannya Manusiawi