Pengemudi Ojol Demo di Kantor GoJek Solo, Ini Tuntutan Mereka

“Kalau ada yang salah dengan peraturannya mohon Pak Menteri merevisi agar tidak ada celah untuk menurunkan tarif sepihak. Kalau Go-jek ini Rp 6.400 dibiarkan, semuanya nanti ikut dan yang rugi adalah driver,”tegasnya.
Sebelumnya, perwakilan Mitra Go-jek Soloraya sudah melayangkan aduan ke Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah X Jateng-DIY yang berada di Terminal Tirtonadi Solo, Jumat (19/11) kemarin.
Yamin mengatakan, BPTD berlaku sama seperti pihak Wali Kota. Mereka menampung aspirasi dari rekan-rekan Go-jek untuk kemudian disampaikan ke Kementerian Pehubungan (Kemenhub).
“Hari ini kami akan audiensi dengan BPTD, karena taglinenya sudah jelas. Angka Rp 6.400 itu mereka mengambil dengan dasar apa? Ini demi apasih mas? Demi perut kan ini. Semua demi perut,”pungkasnya (mcr21/jpnn)
Ratusan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Mitra Go-jek Soloraya melakukan aksi unjuk rasa menuntut dikembalikannya tarif GO-FOOD di depan Kantor Perwakilan PT. GOJEK INDONESIA Jl. Dr. Radjiman, Sondakan, Surakarta.
Redaktur : Adil
Reporter : Romensy Augustino
- Lihat yang Dilakukan Gibran saat Mudik ke Solo, Paten!
- Wapres Gibran Rakabuming Pulang ke Solo, Wali Kota Surakarta Akui Dapat Banyak Pesan
- Hari Kedua Lebaran 2025, Menkop Budi Arie Kunjungi Joko Widodo
- 44 Mitra Ojol di Jateng Kaget Cuma Dapat BHR Rp 50 Ribu
- Tolak RUU TNI, Pedemo Sandingkan Foto Prabowo dengan Tulisan 'Orba Strikes Back'
- Bangunan Ambles di Solo, 2 Orang Luka & Dilarikan ke RS