Pengendalian Perubahan Indonesia Dipaparkan di COP24
Jumat, 07 Desember 2018 – 08:23 WIB

Paviliun Indonesia di COP24 Katowice, Polandia. Foto: Humas KLHK
Pengurangan emisi tersebut dilakukan melalui lima sektor utama, yaitu: sektor hutan dan lahan (17,20%), energi (11%), limbah (0,38%), industrial process and product used/IPPU (0.10%) dan pertanian (0,32%).
Kehadiran delegasi dan paviliun Indonesia pada COP 24 diharapkan dapat mereprentasikan upaya-upaya Indonesia dalam perubahan iklim.
“COP-24 ini penting, jika Paris Agreement menghasilkan kesepakatan, maka COP Katowice akan menghasilkan aturan mainnya”, jelas Nur Masripatin, National Focal Point UNFCCC untuk Indonesia. (adv/jpnn)
Inisiatif lokal terhadap pengendalian perubahan Indonesia dipaparkan di COP24 Katowice.
Redaktur & Reporter : Natalia
BERITA TERKAIT
- Pemerintah Menegaskan Tata Kelola Daur Ulang Limbah Baterai EV Sangat Penting
- 2 Terminal PET Raih Proper Hijau dari KLHK
- KLH Menyegel TPS Sementara di Pasar Caringin
- Menteri LH Minta Kepala Daerah Berkomitmen Menuntaskan Permasalahan Sampah
- 5 Persemaian Skala Besar Diresmikan untuk Mendukung Rehabilitasi Hutan dan Lahan
- Komitmen Mengurangi Sampah, PT Godrej Consumer Products Raih Penghargaan KLHK