Pengesahan RUU Pilkada, Seluruh Anggota F-PD Harus Hadir
jpnn.com - JAKARTA - Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat (FPD) DPR RI, Andi Timo Pangerang, memastikan fraksinya mengawal opsi pilkada secara langsung dalam Rancangan Undang-undang (RUU) Pilkada saat Paripurna DPR 25 September mendatang.
Bahkan, FPD telah mengeluarkan imbauan kepada seluruh kadernya di DPR untuk tidak absen dalam setiap rapat pengambilan keputusan menjelang berakhirnya masa jabatan mereka itu.
Terlebih ini terkait RUU Pilkada, dimana sikap Partai pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu sudah final mendukung pilkada langsung, bukan oleh DPRD.
"(Dukung Pilkada langusung) Sudah final. Mulai Senin ini, kami keluarkan imbauan agar semua anggota hadir dalam rapat paripurna sampai tanggal 29 (September). Semua yang kunker harus hadiri paripurna, karena agenda banyak pengesahan," tegas Andi Timo di Gedung DPR RI Jakarta, Senin (22/9).
Andi memahami betul peta kekuatan pendukung Pilkada langsung dengan Pilkada oleh DPRD yang akan diputuskan dalam RUU Pilkada. Dimana dengan dukungan partainya peluang Pilkada langsung untuk ditetapkan cukup besar.
Karena itu dia harus memastikan seluruh anggota FPD hadir dalam Sidang Paripurna. Sebab, selisih suara pendukung PIlkada langsung dengan tidak langsung oleh DPRD hanya 14 suara.
"Untuk Pilkada, apalagi selisih suaranya tipis sekali hanya 14 suara. Jadi kami wajibkan (anggota fraksi) untuk hadir," tandasnya.(fat/jpnn)
JAKARTA - Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat (FPD) DPR RI, Andi Timo Pangerang, memastikan fraksinya mengawal opsi pilkada secara langsung dalam
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Ketum TP PKK: Inovasi & Adaptasi Teknologi Informasi Penting dalam Pelaksanaan Program PKK
- Prakiraan Cuaca BMKG, Kota Besar Indonesia Diguyur Hujan Hari Ini
- Anggota DPR RI Mufti Anam Kecam Aksi Transgender Isa Zega Umrah Pakai Jilbab
- Kabar Terbaru Rencana Perubahan Aturan Penempatan Guru PPPK, Siap-siap ya
- Polda Metro Jaya Pastikan Kasus Firli Bahuri Terus Berlanjut
- 5 Berita Terpopuler: Honorer Non-Database BKN Harus Cermat, Ada Usulan Baru soal PPPK 2024, Bisa Bikin Senang