Pengganti Anas Belum Jelas, Koalisi PDIP-PKB Terancam Pecah

Di pilgub Jatim, posisi PKB memang lebih kuat daripada PDIP. Sebab, PKB memiliki 20 kursi parlemen. Lebih banyak 1 kursi bila dibandingkan dengan PDIP yang memiliki 19 kursi.
Dengan modal tersebut, PKB sejatinya bisa mengusung paslon sendiri tanpa berkoalisi dengan parpol mana pun. Jika PKB benar-benar memutus koalisi, PDIP akan sulit mengikuti pilgub Jatim.
Dengan waktu pendaftaran yang semakin mepet, mereka harus mencari tambahan 1 kursi lagi agar bisa mendaftarkan paslon.
Potensi perpecahan tersebut, rupanya, ditangkap sebagai peluang oleh tiga parpol yang bergabung dalam koalisi Poros Emas Jatim.
Yakni, Gerindra, PAN, dan PKS. Mereka kini mendekati PKB untuk menawarkan bacawagub.
Terkait tawaran itu, menurut Daniel, PKB sangat terbuka untuk berkomunikasi. Namun, dia menegaskan lagi bahwa PKB masih bersama PDIP.
Bagaimana jika sampai batas akhir PDIP tidak kunjung menyerahkan nama bacawagub? Apakah koalisi akan pecah? Daniel mengatakan, segala kemungkinan bisa terjadi.
Namun, dia tidak mau berandai-andai. Partainya akan tetap menunggu nama yang diusulkan PDIP. ”Masih ada waktu,” ujarnya. (lum/bay/c10/oni)
PKB memberikan batas waktu kepada PDIP sampai hari ini untuk menyerahan nama pengganti Azwar Anas.
- Nadya Alfi Roihana PKB: Tanpa Pers, Demokrasi Terkikis
- Harlah ke-26, Garda Bangsa Gelar Festival Dai TikTok
- Moratorium PMI Dicabut, PKB Sebut Devisa Tak Sebanding Nyawa
- PKB Bakal Usulkan DIY Jadi Daerah Laboratorium Bencana
- DPP Perempuan Bangsa Gelar Bakti Sosial di Yayasan Darul Al Hufadz Bogor
- Gus Imin Titip 3 Pesan Penting saat Silaturahmi Ramadan PKB