Penggila Pokemon Go, tuh Diajak Kumpul tiap Minggu

jpnn.com - SEJAK pagi, puluhan penggila game Pokemon Go menyelenggarakan Kopi Darat (Kopdar) di Skate Park Lapangan Sempur, Kota Bogor. Mereka sepakat membentuk Pokemon Go Bogor, Minggu (17/7).
Pertemuan mereka berawal dari grup Facebook dengan nama senada, kemudian berlanjut ke grup Line hingga akhirnya tercetus ide untuk bertemu hingga membentuk sebuah komunitas. Daripada hanya sekadar nongkrong-nongkrong belaka.
“Anggotanya yang hadir jumlahnya 80 orang dari latar belakang beragam. Mulai dari pelajar hingga pekerja pun ada, lelaki juga perempuan,” tutur Ketua Pokemon Go Bogor, Tito Aryanto Wibowo kepada Radar Bogor (Jawa Pos Group).
Selain karena sama-sama menggilai Pokemon Go, menurut Tito, mereka yang berkumpul dan menjadi anggota Pokemon Go Bogor pun sama-sama penyuka anime Pokemon yang sempat booming beberapa tahun yang lalu itu.
“Semenjak tahu ada versi android juga ios-nya jadi greget sama game ini, jadi makin mudah memainkannya. Sebab sebelumnya kan hanya ada di Nintendo,” papar Tito.
Meski baru terbentuk, Pokemon Go Bogor sudah memiliki sederet agenda menarik. Semisalnya dalam waktu dekat akan berkolaborasi dengan Mi Fans, sebutan bagi pengguna juga fans smartphone Xiaomi sama-sama mencari Pokemon.
“Kami juga memiliki Fan Page bernama Pokemon Go Bogor juga Instagram Pokemon_Go_Bogor,” paparnya.
Menanggapi banyaknya kejadian menyeramkan karena mencari Pokemon, Tito mengatakan, sedianya Pokemon Go memiliki sistem juga radius tertentu yang membuat si pemain tak sampai harus mencari-cari hingga ke semak-semak, pinggir jalan bahkan jurang.
SEJAK pagi, puluhan penggila game Pokemon Go menyelenggarakan Kopi Darat (Kopdar) di Skate Park Lapangan Sempur, Kota Bogor. Mereka sepakat
- Musala Al-Kautsar di Tepi Musi, Destinasi Wisata Religi Warisan Keturunan Wali
- Saat Hati Bhayangkara Sentuh Kalbu Yatim Piatu di Indragiri Hulu
- Kontroversi Rencana Penamaan Jalan Pramoedya Ananta Toer, Apresiasi Terhalang Stigma Kiri
- Kisah Jenderal Gondrong ke Iran demi Berantas Narkoba, Dijaga Ketat di Depan Kamar Hotel
- Petani Muda Al Fansuri Menuangkan Keresahan Melalui Buku Berjudul Agrikultur Progresif
- Setahun Badan Karantina Indonesia, Bayi yang Bertekad Meraksasa demi Menjaga Pertahanan Negara