Penggunaan Listrik di Jakarta Diprediksi Meningkat Selama Ramadan

jpnn.com, JAKARTA - Perusahaan Listrik Negara (PLN) UID Jakarta Raya memprediksi penggunaan listrik di DKI Jakarta mengalami peningkatan saat bulan puasa 1446 Hijriah.
"Kami memprediksi penggunaan listrik di Jakarta akan mengalami peningkatan pada malam hingga subuh," kata GM PLN UID Jakarta Raya Lasiran di KBN Cakung Sukapura Jakarta, Kamis.
Saat subuh, kata dia, juga ada peningkatan penggunaan listrik karena untuk mempersiapkan sahur dan pada siang hari.
Penggunaan listrik, lanjut Lasiran, akan tetap banyak karena industri dan bisnis masih beroperasi.
"Kami siapkan tim sekitar 2.400 personel yang siap selama 24 jam," kata dia.
Lasiran mengatakan pihaknya juga akan mempersiapkan peralatan khusus. Maka, pihaknya akan merespons dan bekerja lebih cepat sehingga bila terjadi gangguan, tidak akan terlalu lama.
PLN UID Jakarta Raya menyatakan siap untuk memberikan pelayanan kelistrikan yang handal selama bulan puasa.
Menurut dia, langkah ini mendorong program pertumbuhan ekonomi pemerintah 8 persen sehingga menumbuhkan industri di Jakarta agar keandalannya cukup.
PLN memprediksi penggunaan listrik di Jakarta akan meningkat selama bulan puasa.
- Baznas (Bazis) DKI Luncurkan 18 Program Ramadan, Target Kumpulkan ZIS Rp 120 Miliar
- Sambut Ramadan, BRI Finance Bantu Pembangunan Musala
- Ramadan Tiba, Pemerintah Harus Siaga
- Musim Dingin, Laju Peduli Bawa Kehangatan dari Indonesia ke Palestina
- Polisi Sudah Antisipasi Titik Kepadatan Kendaraan Selama Ramadan di Jakarta
- Pemkot Sukabumi Tak Izinkan Kegiatan Pasar Kaget Selama Ramadan