Pengungsi Iran Terdampar di Jakarta Tanpa Harapan Masa Depan

Mengetahui nasib brutal tahanan politik di Iran, keluarga itu melarikan diri - pertama ke kota-kota lain di Iran.
Ketika itu menjadi terlalu berbahaya, mereka melakukan perjalanan yang menegangkan dan berisiko melalui bandara untuk melarikan diri dengan pesawat, mendarat di Jakarta pada tahun 2013.
Keputusan sepersekian detik yang menyelamatkan hidupnya
Setelah kedatangan mereka di Indonesia, keluarga Mozghan membuat tiga upaya untuk menuju Australia dengan perahu.
Pada upaya keempat, Mozhgan dengan jelas teringat akan rasa takut ketika melihat kerumunan yang menunggu untuk naik ke perahu.
"Begitu banyak orang - sekitar delapan puluh orang," katanya.
"Saya punya perasaan bahwa semua orang akan mati di situ. Saya mulai memberi tahu ibu-ibu, 'jangan naik perahu ini, jangan naik perahu'."
Setelah mengambil paspornya dari tas ayahnya, dia menolak naik ke kapal.
- Sulitnya Beli Rumah Bagi Anak Muda Jadi Salah Satu Topik di Pemilu Australia
- Rusia Menanggapi Klaim Upayanya Mengakses Pangkalan Militer di Indonesia
- Dunia Hari Ini: Siap Hadapi Perang, Warga Eropa Diminta Sisihkan Bekal untuk 72 Jam
- Rusia Mengincar Pangkalan Udara di Indonesia, Begini Reaksi Australia
- Dunia Hari Ini: Katy Perry Ikut Misi Luar Angkasa yang Semua Awaknya Perempuan
- Dunia Hari Ini: Demi Bunuh Trump, Remaja di Amerika Habisi Kedua Orang Tuanya