Pengungsi Pulau Manus Kembali Diancam Warga Setempat

Pengungsi dan pencari suaka di Pulau Manus menyatakan bahwa warga setempat mengancam membunuh mereka setelah pindah ke penampungan baru di pulau Papua Nugini tersebut.
Sejumlah pengungsi memberikan bukti video yang memuat seorang pria setempat yang tampaknya mabuk, mendatangi penampungan dan mengancam mereka.
Dalam satu kejadian, pada tanggal 10 Desember dini hari, sejumlah empat pria mendekati gerbang utama kompleks penampungan Haus Barat.
Sebuah video yang difilmkan oleh pencari suaka menunjukkan seorang di antara warga setempat itu memegang benda semacam pipa besi.
Pria itu dihentikan oleh petugas keamanan di sana, tapi dia mengancam para pencari suaka melalui pintu gerbang.
"Kalian akan mati," katanya, lalu menambahkan dalam Bahasa PNG, "Mi bai killim yu", yang artinya "Saya akan membunuhmu".
Pengungsi asal Pakistan Ijlal Haider mendengar ancaman pria tersebut.
"Mereka menyatakan, 'Saya akan membunuhmu serta jangan ke luar'," ujar Haider.
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana