Pengunjung Bamboo Lighting Festival Lampaui Target

Kegiatan yang digelar Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Magelang bersama warga dan Pengelola Ketep Pass ini akan dijadikan kalender wisata rutin tahunan.
"Kami akan lakukan evaluasi demi perbaikan penyelenggaraan tahun depan. Berbagai masukan kami terima untuk penyempurnaan," tandas Edward Alfian.
Apresiasi juga datang dari Menpar Arief Yahya yang terus memperhatikan perkembangan Borobudur senagai ikon destinasi prioritas Joglosemar.
Jogja Solo Semarang adalah segitiga yang dikembangkan bersama, dengan ikon Borobudur, yang sudah mendunia.
“Events pendukung atraksi di destinasi Joglosemar itu menjadi sangat penting dan harus dipromosikan,” kata Arief Yahya.
Event itu, lanjut dia, rumusnya 50 persen untuk operasional, sisanya yang 50 persen dimanfaatkan untuk media. Hampir semua daerah, bahkan juga di pusat, komposisi ini selalu sulit dicapai.
Yang terjadi, hanya berkonsentrasi di event, tanpa me-manage media publishing-nya.
“Karena itu, Kemenpar selalu inisiatif untuk membesarkan informasi event melalaui convergent media, yakni menggabungkan paid media, own media, social media dan endorser,” jelas Arief Yahya. (jpnn)
Bamboo Lighting Festival di Ketep Pass Magelang meraih sukses. Upaya menghidupkan wisata malam di kawasan sejuk Lereng Merapi itu berhasil dengan baik.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Menpar Widiyanti Sebut Peringatan Nuzulul Qur'an Momen Memperkuat Nilai-nilai Kebajikan
- Wamenpar Ni Luh Puspa Petakan Potensi Wisata di Bali Timur, Ini Tujuannya
- Backstagers Indonesia Serahkan Manifesto Peta Jalan Industri Event ke Kemenpar
- Menpar Widiyanti Sampaikan 3 Poin Utama yang Perlu Diperbaiki di RUU Kepariwisataan
- Wamenpar Ajak Wisatawan Nikmati Wisata Alam di DeLoano Glamping Magelang
- Endry Lee, Sosok di Balik Kesuksesan MensaPro Indonesia