Pengurus Ansor Daerah Tetap Ingin Punya Hak Pilih di Kongres
jpnn.com - JAKARTA - Gerakan Pemuda (GP) Ansor tengah mempersiapkan diri untuk menggelar kongres. Rencananya, kongres organisasi kepemudaan di bawah Nahdlatul Ulama itu akan digelar pada 25 November mendatang di Yogyakarta.
Lazimnya kongres organisasi, dinamika yang paling menarik tentu soal pergantian posisi ketua umum. Kini, beredar kabar tentang upaya merumuskan mekanisme pemilihan dengan cara pemilihan.
Adalah Ketua Cabang Ansor Bolaang Mongondow Utara, Donal Lamunte yang mengaku mendengar informasi tentang upaya panitia pengarah (steering committee/SC) kongres Ansor yang sedang merumuskan mekanisme pemilihan ketua umum melalui sistem perwakilan. Alasannya adalah demi menekan praktik politik uang.
Namun, Donal menilai sistem perwakilan justru akan menghambat aspirasi Ansor di daerah. Menurutnya, para pengurus cabang juga ingin memilih ketua umum GP Ansor sesuai kriteria mereka. ”Kami juga ingin menentukan sosok pemimpin yang ideal versi kami," katanya sebagaimana rilis ke media, Sabtu (14/11).
Donal menambahkan, mekanisme perwakilan dalam memilih ketua umum GP Ansor bukanlah sistem yang tepat. Karenanya, katanya, penolakan pun terus bermunculan. “Dalam pra-kongres di Makassar kemarin, beberapa pengurus cabang menolak wacana itu (sistem perwakilan, red),” tuturnya.
Lebih lanjut Donal mengatakan, sistem perwakilan pun sebenarnya tidak menjamin proses pemilihan bakal bersih dari praktik politik uang. Sebab, katanya, yang penting adalah komitmen para calon ketua umum untuk menjaga proses pemilihan tetap bermartabat dan terhindar dari praktik politik uang. “Kalau seluruh kandidat komitmen tidak melakukan money politics pasti itu tidak akan terjadi," ulasnya.(ara/JPNN)
JAKARTA - Gerakan Pemuda (GP) Ansor tengah mempersiapkan diri untuk menggelar kongres. Rencananya, kongres organisasi kepemudaan di bawah Nahdlatul
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Kerugian Negara Hanya Bisa Diperiksa BPK, Ahli: Menjerat Swasta di Kasus PT Timah Terlalu Dipaksakan
- Amplop Berlogo Rohidin Mersyah-Meriani Ikut Disita KPK, Alamak
- Tersangka Polisi Tembak Polisi di Solok Selatan Bakal Dijerat Pasal Berlapis
- Waket Komisi VIII DPR-LDII Ingatkan Persoalan Kebangsaan Hadapi Tantangan Berat
- Dugaan Plagiarisme di Bawah Sumpah Ahli Kejagung, Tom Lembong Disebut Diuntungkan
- Usut Kasus Korupsi di Kalsel, KPK Panggil Ketua DPRD Supian