Pengurus 'Bumi Khatulistiwa' Dilantik
Minggu, 07 Februari 2010 – 20:14 WIB
Pengurus 'Bumi Khatulistiwa' Dilantik
JAKARTA--Pengurus Periode V Yayasan Bumi Khatulistiwa, Minggu (7/2) dilantik di Restauran Raja Kuring, Jalan Kakap, Jakarta Utara. Hadir dalam acara tersebut Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Christiandy Sanjaya, Bupati Sambas, Bupati Bengkayang serta Walikota Singkawang, serta tokoh-tokoh Tionghoa yang ada di Jakarta maupun dari Kalbar. "Bagi siapa saja orang dari Kalimantan Barat atau yang mencintai daerah ini, diharapkan di manapun berada tetap memberikan kontribusi terhadap kemajuan daerahnya," jelasnya, saat memberikan sambutan dalam pelantikan pengurus YBK.
Lie Fo Sen, Ketua Panitia Pemilihan Yayasan Bumi Khatulistiwa mengatakan bahwa acara pelantikan kali ini juga sekaligus sebagai perayaan Hari Imlek bersama. Dijelaskan, pengurus yang dilantik merupakan hasil pemilihan pada tanggal 29 November 2009 yang berlangsung secara demokrasi, serta jujur dan adil (jurdil). Terpilih ketua Yayasan Bumi Khatulistiwa untuk periode V (2009-2012) yakni Gunardi Frans (Fan Jin Xiong). Usai dilantik, ketua terpilih juga menetapkan Dewan Pengurus.
Baca Juga:
Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Christiandy Sanjaya, mengatakan proses pergantian kepengurusan merupakan salah satu tanda kemajuan dari organisasi tersebut. Diharapkan, YBK juga berperan dalam kemajuan dari daerah asalnya.
Baca Juga:
JAKARTA--Pengurus Periode V Yayasan Bumi Khatulistiwa, Minggu (7/2) dilantik di Restauran Raja Kuring, Jalan Kakap, Jakarta Utara. Hadir dalam acara
BERITA TERKAIT
- Pelajar Indonesia Raih Prestasi Gemilang dalam Ujian Cambridge International
- Berkontribusi Menekan Prevalensi Penyakit Kronis, Prodia Gelar Seminar Dokter Nasional
- Oneject Indonesia Luncurkan Mesin Hemodialisa & Kantong Cuci Darah, Menkes Bilang Begini
- Pemkot Sukabumi Tak Izinkan Kegiatan Pasar Kaget Selama Ramadan
- Setelah Ikut Retret, Bupati Kepulauan Mentawai Rinto Wardana Siap Sinergikan Program Pusat dan Daerah
- Keluarga Almarhumah Kesya Lestaluhu dan Kepala Suku Biak Mengadu ke Komnas Perempuan