Penjelasan Jenderal Andika Perkasa Bikin Lega, Semoga Semua Baik-baik Saja

Berdasarkan tes usap yang ditindaklanjuti dengan pemeriksaan Polymerase Chain Reaction, kata dia, ditemukan sekitar 1.200 personel TNI di Secapa yang dinyatakan terinfeksi COVID-19.
Saat ini, ia menyatakan ada 1.280 personel yang positif COVID-19 di Secapa AD.
Di antaranya, 991 personel merupakan siswa, dan 289 staf di Secapa beserta anggota keluarga dari staf.
Namun ia memastikan, mayoritas personel yang positif COVID-19 itu tanpa gejala apapun.
Hanya sedikit personel yang dirawat karena bergejala ataupun mengidap penyakit lainnya.
Sejauh ini, kata dia, ada 16 personel yang masih dirawat di Rumah Sakit Dustira, berkaitan dengan klaster Secapa.
Awalnya menurutnya yang dirawat ada sebanyak 17 personel. Namun satu di antaranya telah dinyatakan negatif meski belum diizinkan pulang.
"Dan 16 yang masih positif tapi semuanya sudah tidak merasakan gejala apapun juga. Yang satu negatif tetap di sana karena memang masalah TBC atau paru-paru," kata Andika. (antara/jpnn)
Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?
KSAD Jenderal Andika Perkasa menyampaikan penjelasan soal terungkapnya Secapa AD menjadi klaster baru penyebaran COVID-19.
Redaktur & Reporter : Soetomo
- Kerja Sama TNI-Unud Disorot, Kolonel Agung Bilang Begini
- Dedi Mulyadi Buka Opsi Revisi Kerja Sama dengan TNI AD
- TB Hasanuddin Minta Kerja Sama Pemprov Jabar dan TNI AD Ditangguhkan, Ini Alasannya
- Kerja Sama Dedi Mulyadi & KSAD Dinilai Melanggar UU TNI
- Optimalisasi Lahan Tidur, Pupuk Indonesia Gandeng TNI AD dan PTPN
- Versi Jenderal Maruli, Letkol Teddy Tak Perlu Mundur dari Militer, Begini Penjelasannya