Penjelasan Sejumlah Aturan Untuk Bisa Melakukan Perjalanan ke Luar Australia

Sementara bagi yang ingin berkunjung ke Inggris harus sudah divaksinasi penuh dan harus mendaftar tes COVID-19 di hari kedatangan atau paling lambat hari kedua setelah tiba.
Mereka yang belum divaksinasi harus melakukan karantina selama 10 hari setibanya di Inggris dan menjalani tes PCR di hari kedua dan kedelapan.
Qatar mengizinkan turis masuk tanpa karantina, bila mereka sudah divaksin penuh dengan vaksin yang sudah diakui.
Begitu juga dengan Uni Emirat Arab yang mengizinkan siapa saja yang sudah divaksinasi penuh dari negara-negara dalam "kelompok hijau". Australia masuk dalam daftar ini, sehingga tidak harus jalani karantina.
Selandia Baru menghentikan sementara koridor perjalanan dengan Australia yang berarti yang datang harus memiliki izin khusus dan menjalani karantina selama 14 hari.
Turis belum diizinkan masuk ke Singapura, Jepang, Hong Kong, Thailand, Fiji dan Papua Nugini.
Kapan bisa kembali ke Australia?
Pemerintah federal Australia diperkirakan akan melonggarkan pembatasan bagi warga negara dan PR Australia yang ingin kembali mulai awal November.
Namun PM Scott Morrison mengatakan ini akan tergantung pada keberhasilan uji coba karantina rumah yang sedang dilakukan di New South Wales dan Australia Selatan.
Orang-orang dari Australia tidak bisa pergi ke luar negeri dengan hanya membeli tiket saja ketika perbatasan dibuka kembali November mendatang
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi
- Dunia Hari Ini: Unjuk Rasa di Turki Berlanjut, Jurnalis BBC Dideportasi
- Dunia Hari Ini: Kebakaran Hutan di Korea Selatan, 24 Nyawa Melayang