Penting! Begini Isi Perintah Ketua DPD RI Kepada Para Senator

“Karena virus ini kan bukan wacana, tetapi sudah menyebar menjadi pandemi. Jadi produk-produk untuk penanganannya juga harus cepat disebar,” ungkap Nyalla.
Dia juga berharap Kemenristek/BRIN sesuai kompetensinya terus mendorong lembaga riset dan perguruan tinggi untuk melakukan penelitian dan kajian mendalam tentang vaksin Covid-19.
Minimal obat peningkat imun tubuh agar segera bisa diproduksi massal dan dapat digunakan oleh masyarakat khususnya kelompok rentan.
“LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) kalau tidak salah sudah melakukan penelitian tentang buah jambu sebagai penangkal virus. Langkah selanjutnya ditunggu,” katanya usai menghadiri launching produk Covid-19 oleh Kemenristek/BRIN secara virtual itu.
Launching produk itu juga disaksikan Presiden Joko Widodo. Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19 menampilkan sejumlah produk yang telah dan siap diproduksi massal. Di antaranya alat rapid test, swab test, ventilator dan beberapa produk karya anak bangsa lainnya.
Menristek/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro menyatakan kontribusi yang dilakukan ini sebagai bagian dari dukungan kementeriannya kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.(boy/jpnn)
Ketua DPD RI menegaskan jangan sampai persoalan ini terlalu lama menjadi wacana, tetapi harus lebih cepat sampai di lapangan.
Redaktur & Reporter : Boy
- Komisi VI DPR Sidak Jasa Marga, Pastikan Kesiapan Arus Mudik Lebaran 2025
- Misbakhun Buka-bukaan Data demi Yakinkan Pelaku Pasar di Bursa
- Aksi Tolak RUU TNI Masih Berlangsung, Sejumlah Pedemo Dibawa Sukarelawan Medis
- RUU TNI Disahkan Jadi UU, Sekjen KOPI Kecam Segala Bentuk Aksi Kekerasan yang Mengatasnamakan Gerakan Mahasiswa
- DPR Segera Bahas RKUHAP, Muncul Penegasan Penyidikan Harus Pakai CCTV
- Enggan Tanggapi Pengesahan UU TNI, Prabowo Hanya Tersenyum dan Lambaikan Tangan