Penting! Ini 4 Pola Makan Sehat bagi Penderita Strok

Salah satu cara untuk membantu mengurangi risiko strok adalah dengan menjaga asupan garam Anda menjadi kurang dari 2.400 miligram per hari.
Cobalah menggunakan bahan bebas garam lainnya dalam memasak, seperti bumbu, rempah-rempah, lemon atau jeruk untuk membumbui makanan.
Menurut dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter, kadar garam yang tinggi akan menyebabkan cairan tertahan di dalam pembuluh darah, sehingga tekanan darah pun lebih meningkat.
“Yang dimaksud dengan mengurangi garam bukanlah semua jenis garam namun pembatasan jumlah garam NaCl dalam makanan. Sumber natrium/sodium yang utama adalah natrium klorida (garam dapur), penyedap masakan (monosodium glutamat atau MSG), dan sodium karbonat. Konsumsi garam dapur (mengandung yodium) yang dianjurkan tidak lebih dari 6 gram per hari atau setara dengan satu sendok teh,” kata dr Sepriani.(klikdokter)
Rekomendasi American Heart Association untuk menurunkan risiko strok pada dasarnya sama dengan menurunkan risiko penyakit jantung.
Redaktur & Reporter : Yessy
- 5 Makanan yang Tidak Baik untuk Jantung
- Brain Bypass Surgery Jadi Harapan Baru Bagi Pasien Strok & Gangguan Pembuluh Darah Otak
- 9 Buah untuk Penderita Tekanan Darah Tinggi
- Omega-3 jadi Senjata Ampuh Lawan Kolesterol dan Risiko Penyakit Jantung
- 4 Manfaat Jeruk Bali yang Baik untuk Jantung
- 4 Jenis Kacang yang Cocok Dikonsumsi Penderita Tekanan Darah Tinggi