PENTING! Uber dan Grab Wajib Baca Pernyataan Kakorlantas Ini

jpnn.com - JAKARTA - Kepala Korps Lalu Lintas Polri Inspektur Jenderal Agung Budi Maryoto menyatakan akan menindak tegas setiap kendaraan yang tidak memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam perundang-undangan.
Pernyataan itu, menurut Maryoto, tidak hanya ditujukan pada kendaraan umum, tapi juga pada kendaraan pribadi yang dijadikan transportasi berbasis aplikasi seperti Uber dan Grab.
Menurutnya, penertiban penting dilakukan sehingga seluruh pihak dapat belajar untuk lebih baik lagi menjalankan disiplin sesuai aturan perundang-undangan yang ada.
"Jadi proses cukup panjang, kalau ada kemauan pasti bisa," ujar Agung di Kantor Kemenko Polhukam, Rabu (1/6) malam.
Khusus untuk kendaraan umum berbasis aplikasi online seperti Uber dan Grab, Dinas Perhubungan DKI Jakarta kata Agung, telah memberi batas waktu melakukan uji kendaraan bermotor (KIR) hingga 31 Mei 2017 mendatang.
Atas kebijakan tersebut, Korlantas akan ikut membantu melakukan pengawasan. Sehingga upaya penertiban dapat lebih efektif dilakukan.
"Sampai sekarang kan informasinya baru sekitar 300-an kendaraan yang melakukan KIR. Jadi setahun ke depan diharapkan seluruhnya selesai. Nah kalau belum melakukan KIR, jangan jalan. Kalau jalan akan ditindak," ujar Agung.(gir/jpnn)
JAKARTA - Kepala Korps Lalu Lintas Polri Inspektur Jenderal Agung Budi Maryoto menyatakan akan menindak tegas setiap kendaraan yang tidak memenuhi
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Trump Terapkan Bea Masuk Tinggi ke Produk RI, Misbakhun Punya Saran untuk Pemerintah & BI
- Ekonom Ungkap Komoditas yang Bakal Terdampak Kebijakan Tarif Trump
- Harga Pangan Sejumlah Komoditas Stagnan Tinggi
- H+3 Arus Balik Lebaran, KAI Daop 4 Semarang Catat ada 94 Ribu Penumpang
- Analis Sebut Kans Ekonomi Indonesia Alami Perkembangan Progresif
- Respons Pemerintah RI Soal Kebijakan Baru Donald Trump