Penuhi Stok Beras Nasional, Kementan Lakukan 2 Hal Ini

jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah gencar mengupayakan pemenuhan stok beras nasional di beberapa wilayah, salah satunya di Sumatera Selatan.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan melalui Surat Gubernur kepada Menteri Pertanian menyatakan telah melaksanakan beberapa upaya.
Di antaranya program beras aparatur sipil negara (ASN) dan peningkatan penyerapan gabah oleh Bulog.
Adapun, program beras ASN akan menyerap 5.180 ton gabah kering giling (GKG) per tahun.
Saat ini, Bulog telah menyerap GKG petani 20.452,5 ton atau sekitar 30 persen dari target.
Perwakilan Bulog Sumsel Ninik Laswiati menyebut rerata Bulog membeli gabah petani sebanyak 500 ton per minggu.
Ahmad, petani penerima bantuan pemerintah mengaku bantuan mesin pengering padi (vertical dryer) sangat membantu petani untuk memperoleh pengeringan gabah yang maksimal sehingga memperpanjang umur simpan gabah.
Beberapa petani menyiasati harga gabah yang rendah dengan menahan penjualan hasil produksinya.
Pemerintah gencar mengupayakan pemenuhan stok beras nasional di beberapa wilayah
- Menjelang Ramadan, Mentan Amran & Wamentan Pantau Operasi Pasar Pangan Murah di Magelang
- Bakal Ada Operasi Pasar di 500 Titik, Harga Sembako Harus Lebih Murah dari Malaysia
- Target Penyerapan 3 Juta Ton Beras Bisa Dicapai dengan Kerja Sama Seluruh Stakeholder
- Jelang Ramadan, Bulog Sudah Serap 140 Ribu Ton Gabah Petani dengan Harga Rp 6.500 per Kg
- Kementan Beri Bimtek dan Sertifikasi Kompetensi untuk Juru Sembelih Halal
- Wamentan Sudaryono Ingin Ekspor Pertanian ke Eropa Meningkat Agar Petani Sejahtera