Penyakit Lama Kambuh, Jadwal Liga 1 2019 Berubah

“Rata-rata lawan meminta main dengan kami itu pada 4 atau 5 Juni. Sulit buat kami karena mayoritas pemain merayakan Lebaran,” imbuhnya.
Penundaan jadwal Liga 1 menimbulkan beberapa rekasi dari para peserta. Arema FC paling gencar menolak.
Tim berjuluk Sinfo Edan tersebut langsung melayangkan surat keberatan atas bergesernya jadwal pekan keempat ke Agustus.
”Sebab, Agustus kami main enam kali. Tiga kali home tiga kali away. Solusinya Arema FC menunggu rapat berikutnya bersama pelatih. Apabila ditempatkan di Agustus, kami tetap menolak,” kata Media Officer Arema FC Sudarmadji.
Pada awal Agustus, Arema FC sudah harus melakoni laga tandang beruntun ke markas Persija Jakarta (4/8) dan Kalteng Putra (8/8).
Pada 25 Agustus mereka terbang ke kandang Bali United. Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts juga mengaku kecewa dengan perubahan jadwal tersebut.
Apalagi, sebelumnya laga Persib kontra PS Tira Persikabo juga mengalami penundaan akibat tak mendapat izin keamanan.
Bagi Alberts, jadwal yang tak pasti ini akan memengaruhi persiapan tim dan kondisi pemain. Apalagi Liga 1 tetap harus rampung pada Desember.
Perubahan jadwal menjadi penyakit lama di Liga Indonesia. Hal yang sama juga terjadi pada Liga 1 2019.
- Bojan Hodak Sampaikan Persiapan Persib Menghadapi Borneo FC, Aduh!
- Kabar Kurang Sedap Menimpa Persib Menjelang Jumpa Borneo FC
- Soal Kans Juara Persib, Del Pino: Kami tak Boleh Terlena
- Bomber Persib Ciro Alves Tampil Beda dengan Ambisi yang Sama
- Gim Internal Tutup Program Latihan Persib di Bulan Ramadan
- Persib Memimpin Jauh di Puncak Klasemen Liga 1, Ciro Alves Pilih Membumi