Penyebab Usia Harapan Hidup Warga Pedalaman Lebih Pendek Dibandingkan Perkotaan di Australia

Bolak-balik selama 16 jam
Bagi Lisa Cornwell, selama enam tahun sejak pertama kali didiagnosa mengidap kanker, perjalanan yang dilaluinya seringkali menyakitkan.
Awalnya, dia harus bolak-balik selama 16 jam ke Kota Toowoomba setiap tiga minggu untuk menjalani kemoterapi.
Lisa kemudian memindahkan perawatannya ke Kota Roma, sekitar tiga jam perjalanan dari Charleville, dan kini sudah bisa dirawat di kotanya sendiri.
Dia bekerja sebagai koordinator praktik pada Layanan Dokter Terbang, bertugas menghubungkan pasien di daerah terpencil dengan layanan dokter spesialis.
"Saat menjalani kemoterapi di Toowoomba itu paling sulit bagi saya, tapi saya harus ke sana," ujar Lisa.
"Saya yakin karena sangat jauh dari layanan medis yang teratur, makanya kami sering mengabaikan gejala-gejala penyakit daripada harus meninggalkan kehidupan kami di sini."
Diproduksi oleh Farid Ibrahim dari artikel ABC News yang dapat dibaca selengkapnya di sini.
Data statistik menunjukkan usia warga di pedalaman Australia lebih pendek dari yang tinggal di perkotaan
Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi