Penyebab Utama Fintech Syariah Kurang Berkembang

Namun, sebagai negara yang jumlah smartphone-nya lebih banyak ketimbang jumlah penduduknya, Indonesia punya potensi besar menjadi pasar fintech.
Pekerjaan rumah sekarang adalah mengemas program syariah menjadi menarik. Selain tingkat literasi masyarakat, kendala lain pertumbuhan fintech adalah infrastruktur.
Karena itu, pemerintah mendorong asosiasi tidak segan turun ke wilayah terpencil. Terutama di daerah-daerah yang masyarakatnya belum tersentuh bank.
Sebagaimana fintech umum, fintech syariah berfokus pada penyaluran biaya dan strategi meraup keuntungan.
Namun, fintech syariah juga memperhatikan social impact.
’’Fintech syariah boleh diterapkan sepanjang tidak ada bunga, riba, garar, dan manipulasi. Tidak ada di situ gambling,’’ ujar Ketua Dewan Pembina Masyarakat Ekonomi Syariah KH Ma’ruf Amin. (nis/c14/hep)
Asosiasi Fintech Syariah Indonesia (AFSI) yang berfokus menggarap ekonomi syariah baru menjaring 55 anggota.
Redaktur & Reporter : Ragil
- Penetrasi Keuangan Syariah Rendah, OJK Minta Pelaku Usaha Melakukan Ini
- Bos DANA: Fintech Berperan Mendorong Pertumbuhan Ekonomi
- Kredit Pintar Gelar Kelas Pintar Bersama di Salatiga
- Kredit Pintar Sukses Ajak Kaum Muda Bersuka Ria Lewat Sorak Sorai Fest 2024
- MCI Dorong Inovasi Digital Lewat Mandiri Innovation Hub 2024
- AdaKami Menutup 2024 dengan Dampak Nyata untuk Ekonomi Nasional