Penyelesaian Aqua vs Le Minerale Harusnya di Luar Pengadilan

Sementara itu, Dosen Universitas Indonesia (UI) Andi FL mengatakan, dampak jika pelaku usaha jika diseret ke persidangan persaingan usaha adalah merosotnya saham perusahaan.
"Bila terjadi perubahan perilaku tidak perlu diteruskan ke sidang majelis. Bisa dilakukan settlement dan monitoring," kata Andi.
Sementara itu, Ketua KPPU Syarkawi Rauf enggan menanggapi kasus Aqua versus Le Minerale ini.
"Saya tidak ikuti perkembangan kasus tersebut. Silakan tanyakan kepada pihak berperkara atau kepada majelis yang menanganinya," ungkap Syarkawi dalam acara Outlook Persaingan Usaha 2018 yang diselenggarakan KPPU, Senin (19/12).
Menurut dia, kasus tersebut bermula saling somasi antara produsen air minum dalam kemasan (AMDK) merek Aqua dan Le Minerale.
Namun, Syarkawi enggan menjawab mengapa kasus lokal tersebut bisa menjadi prioritas KPPU dalam penanganan perkara yang merupakan inisiatif lembaga tersebut. (jos/jpnn)
Asep Ridwan mengatakan, persoalan antara Aqua versus Le Minerale seharusnya diselesaikan di luar pengadilan karena berskala kecil.
Redaktur & Reporter : Ragil
- Le Minerale Berbagi Berkah Ramadan ke 108 Masjid
- Le Minerale Berangkatkan Para Marbut Istiqlal Laksanakan Umrah Gratis
- Le Minerale Gandeng BAZNAS Ajak Jemaah Istiqlal Salurkan Bantuan ke Palestina
- Kolaborasi Masjid Istiqlal-Le Minerale, UMKM dan Jemaah Rasakan Berkah Ramadan
- KPPU Pantau Kenaikan Harga Bawang Putih
- Program 3 Juta Rumah Maruarar Sirait Disorot, Pengadaan Bahan Baku Diawasi