Penyelidikan Kasus Kematian Wakil Bupati Sangihe Dihentikan

Autopsi terhadap jenazah dilakukan oleh Tim Forensik Polda Sulut pagi tadi pukul 05.30 WITA di Rumah Sakit Liung Kendage, Sulawesi Utara.
Tidak ditemukan tanda-tanda luka pada jasad Helmud Hontong. Hasil autopsi sementara, kematian karena komplikasi penyakit menahun.
Helmud Hontong meninggal dunia dalam pesawat yang ditumpanginya dari tujuan Denpasar-Makassar pada Rabu (9/6) pukul 16.10 WITA.
Meninggalnya Helmud menjadi perhatian publik diduga ada kejanggalan, mengingat almarhum dikenal sebagai tokoh yang tegas menolak tambang emas di wilayahnya.
Selain itu, sebelum meninggal dunia, Helmud diketahui sempat mengirim surat penolakan Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Tambang Mas Sangihe (TMS) ke Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). (antara/jpnn)
Polda Sulawesi Utara menghentikan penyelidikan kasus kematian Wakil Bupati Kepulauan Sangihe Hemud Hontong yang dinilai janggal.
Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti
- Pengedar Ini Mendapat Narkoba dari Napi Bernama Om Kumis, Kok Bisa?
- Guru Supriyani Diperiksa Propam soal Permintaan Uang Rp 50 Juta oleh Oknum Polisi
- Engelina Pattiasina Berharap Presiden Prabowo Tertibkan Orang Terdekat dalam Berbisnis
- Kasus Guru Supriyani: Kapolsek Baito Dicopot Gegara Uang Rp 2 Juta, Kanit Reskrim Juga
- Efek Kasus Guru Honorer Supriyani: Camat-Jaksa Hilang Jabatan, Polisi Diperiksa Propam
- Propam Periksa Guru Supriyani soal Permintaan Rp 50 Juta dari Polisi