Penyuluh dan Petani Ngawi Modifikasi Pertemuan SL Untuk Percepatan Tanam

Dalam berbagai kesempatan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, kerap menyerukan untuk memanfaatkan ketersediaan air di awal musim kemarau guna melakukan percepatan tanam.
“Walau dalam kondisi pandemic Covid-19, pertanian don't stop, maju terus, pangan harus tersedia dan rakyat tidak boleh bermasalah soal pangan. Setelah panen, segera lakukan percepatan tanam, tidak ada lahan yang menganggur selama satu bulan," kata Mentan SYL.
Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Dedi Nursyamsi, mengingatkan agar para petani dan penyuluh selalu mematuhi protokol pencegahan Covid-19.
“Dalam kondisi seperti ini, petani dan penyuluh memang diimbau untuk tetap turun ke lapangan untuk memastikan produksi tetap berlangsung. Namun, jangan lupa patuhi protokol pencegahan Covid-19. Supaya kualitas panen oke dan kesehatan petani serta penyuluh tetap terjaga,” katanya. (*/jpnn)
Ngawi merupakan salah satu dari 9 daerah di Jatim yang mendapat dana hibah dari pemerintah pusat untuk pelaksanaan Proyek IPDMIP.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Santri Turun ke Desa, Kembangkan Pertanian dan Peternakan
- Bayer Hadirkan Inovasi Berbasis Sains Untuk Kesehatan & Pertanian Indonesia
- Bulog Jatim Gandeng DPW Tani Merdeka untuk Serap Gabah Petani
- BPPSDMP Kementan Buka Pendaftaran Young Ambassador Agriculture 2025
- Hortikultura Jadi Tantangan dan Peluang buat Penyuluh Pertanian
- Kementan Gandeng Densus 88, Dorong Kewirausahaan dan Ketenagakerjaan Sektor Pertanian