Peradilan di Indonesia Dinilai Sangat Buruk
Selasa, 06 Maret 2012 – 20:08 WIB

Peradilan di Indonesia Dinilai Sangat Buruk
JAKARTA--Anggota DPD asal Provinsi Bali, I Wayan Sudirta mengatakan kondisi peradilan di Indonesia sudah sangat buruk. Penyebab dari kondisi itu, menurut Sudirta karena buruknya kualitas hakim dan penegak hukum yang ada.
"Mayoritas hakim dan penegak hukum sudah rusak. Hanya sebagian kecil yang masih punya integritas. Ini yang menyebabkan kondisi peradilan jadi buruk," kata I Wayan Sudirta, dalam diskusi bertajuk “Matinya Keadilan di Orde Citra: Hukum Pengadilan Negara Vs Hukum Bacok”, digelar Rumah Perubahan 2.0, Jakarta, Selasa (6/3).
Baca Juga:
Contoh kongrit soal hakim itu, kata Sudirta bisa dilihat pada persidangan Angelina Sondakh. "Tampak sekali kualitas hakim sangat buruk."
Menurut Sudirta, bagaimana mungkin hakim tidak mengambil tindakan apa pun terhadap dua saksi yang memberi keterangan saling bertentangan?
JAKARTA--Anggota DPD asal Provinsi Bali, I Wayan Sudirta mengatakan kondisi peradilan di Indonesia sudah sangat buruk. Penyebab dari kondisi itu,
BERITA TERKAIT
- KPK Periksa Anggota DPRD hingga Kepala Sekolah di Bengkulu
- Penahanan Hasto Bukti KPK Tak Pandang Bulu
- Pelita Air Bersinergi dengan BIH Tingkatkan Layanan Kesehatan dan Pariwisata Medis
- Laksda TNI Edwin Bicara Soal Peran Strategi TNI AL Menjaga Potensi Maritim Menuju Swasembada Pangan
- Buntut Polemik Lagu Bayar Bayar Bayar, Sukatani Dapat Tawaran jadi Duta Polri
- Mediator dari DPC Peradi Jakbar Diharapkan Bisa Mendamaikan Perkara Perdata