Peran Generasi Muda Dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2045
Oleh: Ermelinda Noh Wea – Tenaga Fungsional Perencana Transmigrasi di Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Nagakeo

4. Sosial Budaya: Mempertahankan Identitas Bangsa
Mewujudkan Indonesia Emas 2045 tidak hanya melibatkan aspek ekonomi dan politik, tetapi juga sosial dan budaya.
Salah satu tantangan terbesar dalam menghadapi globalisasi adalah bagaimana mempertahankan identitas budaya Indonesia yang kaya dan beragam.
Generasi muda harus memiliki kesadaran yang tinggi terhadap pentingnya melestarikan budaya, bahasa, dan tradisi Indonesia, sembari tetap terbuka terhadap perkembangan global.
Generasi muda yang memiliki rasa cinta terhadap budaya dan sejarah bangsa akan lebih mampu menjaga keutuhan dan kebhinekaan Indonesia.
Mereka juga harus berperan dalam mempromosikan budaya Indonesia di dunia internasional, baik melalui seni, musik, kuliner, maupun pariwisata.
Budaya Indonesia yang unik memiliki potensi besar untuk menjadi daya tarik global, dan generasi muda adalah ujung tombaknya. Di sisi lain, generasi muda juga perlu lebih toleran terhadap perbedaan yang ada dalam masyarakat.
Keberagaman Indonesia yang terdiri dari berbagai suku, agama, dan budaya harus diterima dan dijaga sebagai kekayaan bersama. Melalui kesadaran ini, generasi muda dapat berperan dalam menciptakan keharmonisan sosial yang akan memperkuat bangsa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik.
Generasi muda harus berperan aktif dalam berbagai aspek mulai dari pendidikan, ekonomi, politik, hingga budaya menuju Indonesia Emas 2024.
- Peringati HUT ke-25 BMI, Bung Vino Berkomitmen Rekrut Generasi Muda untuk Besarkan PDIP
- Gen Z Didorong Melek Finansial melalui Edukasi dan Inovasi Digital
- Asyik Menimbang Sabu-Sabu, 3 Pemuda Diringkus Polisi
- Pengurus Baru DPP Bapera Undang 20 Ribu Anak Yatim untuk Berbagi Kebahagiaan
- Bea Cukai Ingatkan Pentingnya Wawas Diri Terhadap Penipuan Mengatasnamakan Instansi
- Ibas Ajak Generasi Muda Jadi Pilar Kedaulatan dan Kemandirian Bangsa