Peran Pemimpin Muda dan Upaya Mengawal Kebebasan Berekspresi Mahasiswa
Oleh: S. Rabiah Adawiyah

jpnn.com - Pemilu 2024 merupakan momentum krusial bagi kemajuan demokrasi di Indonesia, dan peran mahasiswa dalam proses ini sangat penting.
Mahasiswa memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan yang memainkan peran kunci dalam menentukan arah politik dan pembangunan negara.
Sementara itu, Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum PSI (Partai Solidaritas Indonesia) yang sekaligus merepresentasikan kepemimpinan anak muda memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan kebebasan berpendapat mahasiswa tetap terjaga dalam proses politik ini.
Mahasiswa memiliki kapasitas untuk membentuk opini publik, memperjuangkan isu-isu penting, dan memainkan peran sebagai pengawas demokrasi.
Mereka seringkali menjadi suara kritis yang menuntut transparansi, akuntabilitas, dan keadilan dalam tata kelola pemerintahan.
Oleh karena itu, peran mahasiswa dalam Pemilu 2024 dapat dilihat dari beberapa aspek yang mencakup partisipasi, edukasi politik, dan advokasi untuk kebebasan berpendapat.
Pertama, partisipasi aktif mahasiswa dalam proses pemilu penting untuk menghasilkan pemimpin yang mewakili aspirasi dan kebutuhan masyarakat.
Melalui kampanye, aksi sosial, dan pendidikan pemilih, mahasiswa dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses demokratisasi.
Kaesang sebagai ketua umum PSI perlu memastikan bahwa partainya mendukung sepenuhnya kebebasan berekspresi mahasiswa
- Kerja Sama TNI-Unud Disorot, Kolonel Agung Bilang Begini
- NasDem Menghormati Jika Jokowi Pilih Gabung PSI
- Apakah Jokowi Akan Bergabung dengan PSI? Begini Analisis Pakar
- Sinyal Jokowi Gabung PSI Makin Kuat, Golkar: Pasti Ada Hitungan Politik
- Menakar Potensi Kolaborasi Politik Jokowi dan PSI Menuju 2029
- Mudik Gratis, PSI Berangkatkan Ratusan Pemudik Naik Bus dan Kereta