Perang Dagang Australia dan Tiongkok Makin Panas, Apa yang Terjadi Sebenarnya?

Mereka sangat gelisah. Beberapa eksportir anggur telah menunda pengirimannya, sementara para nelayan lobster sedang mempertimbangkan apakah mereka layak untuk berlayar mencari lobster.
Seperti yang dikatakan salah satu eksportir kepada ABC, "Tiongkok menaruh risiko yang cukup di pasar, tidak peduli apa yang terjadi pada hari Jumat, semua orang ketakutan".
Hal ini menjadi masalah yang sangat besar mengingat Australia sangat bergantung pada Tiongkok untuk membeli hasil pertaniannya.
Hampir sepertiga dari ekspor pertanian Australia dijual ke Tiongkok.
Australia sendiri belum terlalu bergantung pada satu pasar saja sejak 1950-an, saat mereka hanya mengirimkan sebagian besar barang dagangannya ke Inggris.
Banyak eksportis khawatir karena ketidakjelasan akan apa yang terjadi pada semua produk mereka.

Apa yang dilakukan Pemerintah Australia?
Menunggu jawaban, pada dasarnya itu yang dilakukan Pemerintah Australia.
Ketegangan antara Tiongkok dan Australia telah meningkat dalam beberapa waktu terakhir
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi