Perang Tarif Ojek Online Dimulai dari Grab?

jpnn.com, JAKARTA - Pengamat transportasi dari teknologi komunikasi dan informasi Heru Sutadi menilai perang tarif di bisnis transportasi daring saat ini dimulai oleh Grab.
Di mana Grab menerapkan strategi tarif sangat rendah ke konsumen dan banjir promo.
"Grab punya andil sebagai yang memulai perang tarif ini. Jadi, tidak bisa lepas tangan begitu saja. Kenaikan angka pengguna Grab sangat dipengaruhi oleh tarif yang terlampau murah dan banjir promo," kata Heru di Jakarta, Jumat.
Menurut Heru, perusahaan asal Malaysia ini memang sempat menggencarkan promo tarif Rp1 demi menjaring pengguna dan menantang Go-Jek di pasar Indonesia.
Sampai akhirnya, kata Heru, Go-Jek merespon tindakan Grab tersebut dengan ikut melakukan penyesuaian tarif dan memberikan promo.
Bagi Heru, tindakan Go-Jek merupakan hal yang wajar terjadi dalam urusan persaingan bisnis.
"Kalau Go-Jek melakukan penyesuaian tarif, itu karena Grab melakukan terlebih dahulu. Wajar saja, jadi tak perlu ada kritik," ujar dia.
Dalam persaingan ini, kata Heru, tarif yang kompetitif cuma merupakan satu dari tiga komponen upaya menjaring lebih banyak pengguna.
Kenaikan angka pengguna Grab sangat dipengaruhi oleh tarif yang terlampau murah dan banjir promo.
- YIPB Bareng Grab & OVO Menghadirkan MBG untuk SKH di Tangerang Raya
- Grab Merilis Layanan Terbaru Fitur Bayarin, Ada Cashback dari OVO
- 44 Mitra Ojol di Jateng Kaget Cuma Dapat BHR Rp 50 Ribu
- Mitra Driver Gojek Gaungkan Gerakan Judi Pasti Rugi
- Tingkatkan Keselamatan Perjalanan di Perlintasan Sebidang, KAI & Grab Jalin MoU
- Berbekal Sertifikasi FDA, Restu Mande Sukses Mencuri Perhatian Dunia