Peras Pelajar SMP, Pria Bertato Ditangkap di Taman Stadion
jpnn.com, MEDAN - Polisi meringkus RATM, 26, warga Jalan Pelopor, Lorong Toba, Kecamatan Medan Kota lantaran memeras pelajar SMP, Antonio Gok Martua Sihombing, 14, Sabtu (23/9).
Tidan sendirian, warga Jalan Dame Gang Setia, Kecamatan Medan Amplas, diperas bersama enam teman sekolahnya di Taman Stadion Teladan.
“Pelaku ditangkap Tim Pegasus saat melaksanakan kegiatan hunting terhadap kasus pemerasan atau tindakan premanisme,” ungkap Kapolsek Medan Kota Kompol Revi Nurvelani, Minggu (23/9).
Disebutkan Revi, saat melakukan hunting tersebut, Tim Pegasus mendapat informasi jika adapelaku yang kerap melakukan pemerasan terhadap warga masuk ke dalam Taman Teladan.
Selanjutnya, tim langsung melakukan penyisiran di sekitar taman. Benar saja, ternyata mendapati pelaku tengah memeras korban
beserta 6 teman sekolahnya.
“Melihat itu tim langsung mengejar dan mengamankan pelaku ke Mako Polsek Medan Kota,” jelas Revi.
Dari pelaku, disita uang Rp7.000 yang merupakan hasil pemalakan kepada para siswa. Uang tersebut, sebagai kutipanpelaku kepada korban untuk izin masuk ke dalam Taman Teladan.
“Korban yang merasa keberatan juga sudah membuat pengaduan ke kita. Saat ini, pelaku telah ditahan dan menjalani proses hukum lebih lanjut,” pungkasnya. (fir)
Polisi meringkus RATM, 26, warga Jalan Pelopor, Lorong Toba, Kecamatan Medan Kota lantaran memeras pelajar SMP, Antonio Gok Martua Sihombing, 14, Sabtu (23/9).
Redaktur & Reporter : Budi
- Kasus Kematian Dokter Aulia Risma, Polda Jateng: Tersangka Berpotensi Bertambah
- Buntut Pemerasan Penonton DWP, Kapolda Metro Jaya Mutasi Besar-besaran
- Lakukan Pemerasan & Penipuan, 3 Tersangka Kasus Kematian Dokter Aulia Terancam 9 Tahun Penjara
- Pemerasan Penonton DWP, Polri Harus Periksa Pimpinan 18 Oknum Polisi
- 18 Polisi Terduga Pemeras Penonton DWP Mencoreng Institusi, Kompolnas Minta Polri Tegas
- Propam Polri Amankan Belasan Polisi Terduga Pemeras di DWP