Perawat Pakai APD Transparan sehingga Pakaian Dalamnya Kelihatan, Pasien Tak Keberatan
Kamis, 21 Mei 2020 – 23:23 WIB

Perawat sebuah rumah sakit di Tula, Rusia yang mengenakan pakaian APD transparan. Foto: Tulskie Novosti
“Foto-foto menunjukkan dia mengenakan semacam jas plastik,” ujar dokter yang dikenal kritis dalam mengomentari cara Rusia menangani pandemi virus corona itu.
Anastasia menegaskan, seharusnya yang jadi sorotan bukan pada pakaian dalam, tetapi APD berkualitas di bawah standar. “Kostum anti-wabah tidak pernah transpatan,” tegasnyya.
Seorang perawat bernama Oksana Drybo menyatakan, penting untuk menahami mengapa insiden itu terjadi. Menurutnya, persediaan baju medis yang bisa dipakai dipakai berkali-kali memang terbatas.
“Paramedis tidak suka mengenakan jas transparan, tetapi tidak ada lainnya,” ujarnya.(mail/ara/jpnn)
Seorang perawat di Tula, Rusia terancam kehilangan pekerjaannya gara-gara mengenakan APD transparan sehingga pakaian dalamnya kelihatan.
Redaktur & Reporter : Antoni
BERITA TERKAIT
- Kaya Gila
- Bethsaida Caregivers Awards 2025 Ajang Penghargaan Bagi Dokter dan Perawat
- Uhamka Siapkan Tenaga Medis Profesional untuk Kebutuhan Nakes di Arab Saudi
- Polisi Kejar 8 Perampok WN Ukraina di Bali, Kerugian Capai Rp3,4 M
- WNA Rusia Merampok Rp 3,4 Miliar Milik Bule Ukraina di Bali
- Ukraina Tunjukkan Komitmen Transparansi dan Akuntabilitas di Tengah Invasi Rusia