Perawat RS Siloam Sriwijaya Itu Dipukul, Ditendang, Disuruh Bersujud Minta Maaf

“Kemungkinan istrinya yang menceritakan kejadian tersebut, sehingga pelaku yang baru datang memanggil perawat ke ruangan. Ketika menemui pelaku, kami datang bertiga. Memang dia menyuruh, yang tidak berkepentingan di suruh keluar. Kami menolak karena kami yang bertanggung jawab, baik terhadap pasien dan perawat," kata Tata.
Pelaku, sambung Tata, melontarkan pertanyaan. Namun, belum sempat dijawab langsung menampar wajah perawat.
“Tidak hanya itu, dia juga memaksa perawat kami bersujud meminta maaf, di saat itu juga dia menendang perut perawat kami. Melihat kejadian tersebut kami sempat menghalangi dan melerai, namun pelaku justru menarik rambut korban. Hingga petugas keamanan RS pun berdatangan dan mengamankan korban karena terluka dan memar,” kata Tata.
Dia menambahkan, pelaku sempat mengatakan dirinya sebagai polisi.
“Kebetulan dalam kamar yang sama itu berada anggota polisi. Dia mencoba memperingatkan pelaku yang juga mengaku sebagai anggota polisi, untuk tidak main hakim sendiri,” katanya. (wik/dey)
Pihak RS Siloam Sriwijaya Palembang menceritakan detik-detik kejadian menyedihkan yang menimpa salah satu perawatnya.
Redaktur & Reporter : Adek
- Tolong Diingat! Jembatan Ampera akan Ditutup Mulai Jam 5 Pagi untuk Salat Idulfitri
- Kasus Willie Salim Dilimpahkan ke Polrestabes Palembang, Ini Alasannya
- Tongkang Batu Bara Tabrak Rumah Warga di Sungai Musi, Polisi Olah TKP
- Bethsaida Caregivers Awards 2025 Ajang Penghargaan Bagi Dokter dan Perawat
- Uhamka Siapkan Tenaga Medis Profesional untuk Kebutuhan Nakes di Arab Saudi
- Dinno Mampir Salat Subuh di Masjid, Motornya Raib Dicuri