Perayaan Cap Go Meh di Padang Digelar Terbatas, Cuma 2 Atraksi

"Warga Tionghoa sudah lama sekali menetap di Padang, budaya mereka sudah jadi budaya Padang," jelasnya.
Sebenarnya, perayaan Cap Go Meh sudah dilakukan dua tahun silam. "Karena pandemi jadi terhenti dua tahun," tuturnya.
Sementara itu, perwakilan Warga Tioghoa, Iswanto Kwara menjelaskan perayaan Cap Go Meh kali ini dilakukan secara sederhana.
"Kondisi negara sedang tidak baik-baik saja, jadi kami adakan secara sederhana saja," kata.
Anggota DPRD Kota Padang Fraksi PDI-P itu juga menjelaskan, Cap Go Meh merupakan puncak dari tahun baru Imlek.
"Cap Go Meh diperingati setelah hari ke 15 tahun baru Imlek," jelasnya.
Dalam perayaan kali ini, sambung pria berkacamata itu, hanya ada dua pertunjukan yaitu, barongsai dengan tarian naga. (mcr33/jpnn)
Antusias masyarakat menyaksikan perayaaan Cap Go Meh di Padang tidak berkurang meski PPKM level tiga diberlakukan.
Redaktur : Djainab Natalia Saroh
Reporter : Fachri Hamzah
- Meiline Tenardi: Cap Go Meh 2025 Menghidupkan Nilai Budaya & Harmoni Keberagaman
- BSF CGM 2025 Digelar Meriah, Adityawarman: Penuh Keragaman Budaya
- Penyanyi Mandarin Huang Jia Jia Meriahkan Malam Puncak Perayaan Cap Go Meh
- KIKT Dukung Pelestarian Warisan Budaya
- Jaipong Gembyung
- Warga Antusias Saksikan Cap Go Meh Pertama Kali di Kabupaten Bandung