Perbaiki Pukulan dan Speed Demi Medali Emas

jpnn.com - PADANG - Petinju wanita asal Sumatera Barat, Evi Sasnita bertekad memberikan yang terbaik untuk daerahnya di ajang Pekan Olah Raga Nasional (PON) di Jabar, bulan depan.
Meski PON XIX/2016 merupakan ajang perdana baginya, dia pun bekerja keras memantapkan teknik pukulan dan speed agar bisa menyumbangkan medali emas bagi Sumbar.
Di Pra PON lalu, wanita berusia 22 tahun itu, memang baru mampu memberikan perunggu untuk Sumbar. Ini setelah dia harus mengakui keunggulan petinju asal Sumut di babak semifinal.
Kekalahan itu, masih menjadi “dendam” bagi untuk kembali menumbangkan petinju kebanggan Sumut di PON nanti, demi bisa menorah emas di pesta olahraga tertinggi di tanah air nanti.
Demi bisa mewujudkan cita-citanya, wanita yang akrab disapa Evi mengaku, akan bekerja keras membenahi kekurangannya dengan menjalani latihan. Salah satu kekurangan yang perlu dimatangkan adalah kemampuan pukulan dan speed-nya.
Usai menjalani latihan di Gedung Beladiri, Komplek GOR H Agus Salim, Padang, Senin (29/8) sore, perempuan kelahiran Muaro Bungo, Jambi tersebut tak pernah berpikir untuk menggeluti cabang tinju.
Bahkan di awal karirnya, dia sering kali mendapatkan larangan dari orangtuanya ketika memilih olahraga yang lebih di dominasi kaum adam. Tapi seiring waktu berjalan, Evi justru mendapat dukungan penuh dari orangtuanya, ketika memilih tinju sebagai cabang olrahraga yang akan digelutinya.
Sikap yang sering berontak dan cukup nakal menjadi alasan kedua orangtuanya memberikan lampu hijau untuk mengikuti olahraga ekstrem tersebut, ketika dia masih duduk di bangku SLTP. Dari situ, perempuan mungil ini terus menanamkan sikap disiplin dalam menjalani kehidupannya.
PADANG - Petinju wanita asal Sumatera Barat, Evi Sasnita bertekad memberikan yang terbaik untuk daerahnya di ajang Pekan Olah Raga Nasional (PON)
- MotoGP Thailand 2025: Petahana Absen, Ajang Persaingan Marquez dan Bagnaia?
- PSIM Yogyakarta vs Bhayangkara FC Imbang 1-1, Laga Lanjut ke Perpanjangan Waktu
- Lapangan Tergenang Air, Final Liga 2 PSIM Yogyakarta vs Bhayangkara FC Ditunda 30 Menit
- Liga 1: Marc Klok Bertekad Bawa Persib Kembali ke Jalur Kemenangan
- Menjelang Big Match Lawan Persebaya, Persib Tunggu Hasil Banding Sanksi Beckham Putra
- Evaluasi Perbasi Seusai Kegagalan Timnas Basket Indonesia di Kualifikasi FIBA Asia Cup