Perdagangan Orang di Indonesia Makin Meluas

"Dia selalu diberi makanan yang kurang layak seperti makanan yang mengandung babi, serta penempatan kapal yang tidak sesuai dengan yang tertera di PKL" tulis SBMI dalam laporannya.
Kasus lain juga menyangkut anak buah kapal lainnya bernama "AM".
"AM pria asal Jawa Tengah yang bekerja sebagai ABK di negara penempatan Taiwan meninggal akibat kecelakaan karena adanya terjangan ombak besar dan mengalami cedera otak akut yang disebabkan benturan di bagian kepala."
"AM diberangkatkan melalui PT. RNT UI yang ternyata tidak memiliki izin penempatan dari pemerintah. Jenazah dipulangkan ke kampung halaman, tetapi haknya seperti gaji dan asuransi belum terbayarkan."
Terkait pembantu rumah tangga (PRT), SBMI mengungkapkan penipuan pengiriman tenaga kerja ke Timur Tengah.
"MR adalah PRT yang menjadi korban perdagangan orang asal DKI Jakarta. Awalnya ia direkrut untuk diberangkatkan ke negara Turki, tapi ternyata diberangkatkan ke negara Libya."
"Dengan cara diberikan iming-imingi gaji besar, dijanjikan kerja sebagai pelayan restoran, tapi ternyata sampai negara penempatan dipekerjakan sebagai Pekerja Rumah Tangga.
"MR mendapatkan kekerasan fisik, dipekerjakan tanpa dibayar," demikian laporan SBMI.
Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) untuk pertama kalinya membuat laporan penyelidikan komprehensif karena masalah perdagangan manusia yang semakin meluas di tahun 2020
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana