Perekam Adegan Asusila di Kelas Anak Pejabat?

“Mereka ini melakukan kesalahan. Sebaiknya dipindahkan ke sekolah yang lain. Jangan diberhentikan,” harapnya.
Meskipun demikian, disarankannya agar pelajar yang melakukan hal tersebut bisa untuk ditemani psikolog.
Menurutnya, dengan adanya kejadian ini menunjukkan lemahnya fungsi pengawasan.
“Sarana CCTV juga penting, untuk mengontrol apa yang dilakukan peserta didik,” lanjutnya.
Selain faktor agama yang dinilai penting, peranan pihak tokoh masyarakat dan tokoh agama serta lingkungan juga sangat diperlukan.
Karena menurutnya, ini baru yang terekspose, belum lagi kejadian lain yang kemungkinan banyak terjadi.
“Usia mereka itu kan, memasuki usia pubertas. Jadi mereka meniru yang diidolakan. Apa yang menurut dia (pelajar, Red) baik, pada kenyataannya itu tidak baik. Ini juga karena pengaruh tontonan dan gadget,” pungkasnya. (bad/ami/c2/abe)
Skandal dugaan adegan asusila yang melibatkan SMPN 1 Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau, Kalteng, masih menjadi buah bibir anggota dewan, pejabat
Redaktur & Reporter : Soetomo
- Kecelakaan Maut Nissan March Vs Innova di Jalintim KM 46 Pelalawan, Satu Orang Tewas
- Innalillahi, Satu Orang Tewas di Dalam Mobil Avanza yang Tertimbun Tanah Longsor
- Perlindungan Saksi dan Korban Masih Lemah, Pemerintah Harus Perkuatkan LPSK
- Puan Harapkan Korban Pencabulan Eks Kapolres Ngada Bisa Direhabilitasi
- Kapolri Copot AKBP Fajar Widyadharma dari Jabatan Kapolres Ngada
- Kapolres Ngada AKBP Fajar Cabuli Bocah Usia 6 Tahun, Astaga!