Perempuan Aborijin Ini Termotivasi Jadi Atlet Footy Wanita

Setelah menjadi wanita Aborigin Arrernte Barat pertama yang mengikuti lari marathon 42 kilometer tiga tahun lalu, Charmaine Patrick hendak bergabung dengan tim AFL setempat di Darwin.
"Footy merupakan olahraga yang besar untuuk masyarakat kami, dan umum dimainkan dimana saja," katanya.Pemain berusia 31 tahun ini mengatakan olahraga telah membuatnya merasa diberdayakan dan dia sekarang dipandang sebagai panutan masyarakat. "Menjadi seorang pelari maraton dan bermain footy itu memberi saya peran sebagai wanita yang kuat, wanita Adat yang kuat," katanya. "Juga keluarga melihat saya sebagai wanita yang kuat, sebagai sosok panutan yang kuat bagi masyarakat dan untuk keluarga." Olahraga Sepak bola Australia telah menjadi olahraga di keluarganya, tapi anaknya yang berusia delapan tahun yang mendorongnya terjun dalam permainan ini. "Ketika saya terdaftar di Wanderers, dia mengajari saya beberapa keterampilan, kami pergi ke lapangan sepak bola dan menendang beberapa bola footy yang memberi saya keterampilan dasar," kata Ms Patricks.
Setelah menjadi wanita Aborigin Arrernte Barat pertama yang mengikuti lari marathon 42 kilometer tiga tahun lalu, Charmaine Patrick hendak bergabung
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana