Perempuan Adelaide Dinyatakan Bersalah Sengaja Menjadi Anggota ISIS

Zainab Abdirahman-Khalif tinggal bersama ibu dan dua saudara laki-lakinya di Mansfield Park, di barat laut Adelaide.
Dia belajar di Islamic College of South Australia hingga 2011 dan menyelesaikan Sekolah Menengahnya di Roma Mitchell Secondary College.
Pada Maret 2016, ia berhenti dari studi diplomanya di jurusan ilmu pengetahuan dan teknologi di University of South Australia, dimana ia sempat menekuni ilmu keperawatan dan memutuskan untuk "mengikuti jalan yang berbeda".
Pengadilan juga mengungkap keluarga Zainab mengaku "terkejut" ketika diberitahu bahwa puterinya telah ditahan, karena mereka mengira dia masih kuliah di universitas.
Pengacaranya Bill Boucaut SC, mengatakan kepada pengadilan bahwa kliennya tidak berencana untuk bergabung dengan kelompok teroris di Suriah dan sebaliknya ia bepergian ke Istanbul dengan harapan dapat mengunjungi masjid tertentu dan menjelajahi peluang bekerja di bidang bantuan kemanusiaan.
"Ini bukan pertama kalinya seorang anak muda melakukan sesuatu yang sangat bodoh dan impulsif tanpa sepengetahuan ibu mereka," katanya pekan lalu.
Pengadilan mengungkapkan dia tidak tahu bagaimana video pemenggalan bisa berada didalam telepon genggamnya tetapi dia tidak meyakini pemenggalan dan pembunuhan yang dilakukan oleh ISIS adalah "cara yang tepat di dalam Islam".
Abdirahman-Khalif tetap ditahan hingga vonis dijatuhkan. Mahkamah Agung belum menentukan kapan sidang vonis kasus ini akan digelar.
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi